Minggu, 08 November 2009

Penampakan UFO di JAKARTA




Sebuah benda terbang asing atau unidentified flying objects (UFO) melayang di atas sebuah apartemen di Jalan Pakubuwono atau di dekat Blok M, Jakarta Selatan, beberapa hari lalu.

Benda yang diduga UFO alias piring terbang itu dipotret seorang warga yang menolak identitasnya dicantumkan. Foto tersebut diterima Warta Kota melalui Facebook, Kamis (15/10).

Menurut si pemotret, obyek tersebut tidak sengaja tertangkap kamera. Saat itu, dia sebenarnya sedang memotret bangunan apartemen di Jalan Pakubuwono VI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dari dalam mobil.

Ketika hasil jepretan diamati dengan teliti, ternyata ada benda asing yang melayang di atas apartemen itu. Ketika citra benda asing itu diperbesar, benda itu tampak seperti piring dengan sejumlah jendela di bagian bawah. Mirip piring terbang dalam film fiksi ilmiah buatan Hollywood.

Namun, saat Warta Kota me-nelitinya, foto ini ternyata tak ada meta data-nya. Hingga semalam belum ada keterangan resmi apakah foto tersebut asli atau rekayasa. Mungkinkah benda itu benar-benar UFO yang terjemahannya dalam bahasa Indonesia Benda Terbang yang Aneh (Beta)?

Semalam, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Adi Sadewo Salatun mengatakan bahwa dirinya baru tahu rumor penampakan UFO di Jakarta dari media massa. Namun Salatun juga mengatakan bahwa penampakan benda-benda asing luar angkasa memang sulit untuk diidentifikasi.

”Penampakan benda-benda seperti itu memang sulit dikenali. Hal itu bergantung situasi yang memungkinkan dia dapat terdeteksi atau tidak, misalnya tertangkap secara tak sengaja dalam bentuk visual seperti yang sering terjadi selama ini,” katanya.

”Selama ini, jika ada laporan soal benda-benda asing kami langsung menyelidiki kebenarannya. Seperti dugaan jatuhnya meteor di Bone, Sulawesi, pekan silam. Dalam kejadian-kejadian seperti, masyarakat umumnya tidak memberikan laporan resmi ke Lapan dan beritanya hanya beredar di media saja,” kata Adi.

Sementara itu, Muhammad Irvan, aktivis Ufonesia (komunitas pengamat UFO), mengaku belum melihat foto benda yang diduga UFO yang terbang di atas Blok M tersebut. Menurut dia, selama 2009 ini laporan tentang Beta-UFO lebih sedikit dibanding tahun 2008. ”Laporan terakhir datang dari Bandung, tepatnya di Dago. Tapi itu belum bisa kami duga sebagai UFO, kami masih ragu,” ujarnya dalam perbincangan dengan Warta Kota, semalam.

Irvan mengatakan, untuk menentukan sebuah benda asing di angkasa sebagai UFO perlu dilakukan pengamatan lebih jauh. Pasalnya, bisa saja benda tersebut adalah pesawat atau bias cahaya matahari.

”Pertama harus dilihat foto atau videonya. Yang paling dasar adalah pengamatan dengan mata orang awam dan dari pemikiran awam, apakah itu benar-benar obyek (UFO) atau debu di lensa kamera,” tuturnya.

Jika benda aneh itu patut diduga UFO, temuan tersebut akan dibahas oleh sesama peneliti ufologi. Irvan juga mengatakan jika pada kasus UFO Blok M saksi matanya lebih dari satu orang, maka bisa dilakukan investigasi lebih lanjut.

Sebelumnya, pada Kamis (8/10) siang warga Bone, Sulawesi Selatan, dikejutkan dengan ledakan di angkasa yang didahului oleh cahaya api yang bergerak dengan cepat dan meninggalkan asap tebal.

Warga sempat menduga cahaya dan ledakan itu berasal dari pesawat Sukhoi TNI AU yang meledak di udara. Namun pihak TNI AU membantah dan menyatakan tidak ada pesawat Sukhoi yang melintasi Bone pada hari itu.

Diculik UFO

Nur Agustinus, aktivis Komunitas Beta-UFO (komunitas yang mencermati UFO), beberapa waktu lalu menyatakan bahwa penampakan UFO kerap terjadi di tiga kota, yakni Jakarta, Bandung, dan Cirebon. Oleh karena itu, Komunitas Beta-UFO menyebut ketiga daerah itu dengan istilah Segitiga UFO di Indonesia.

Pada tahun 2000, Beta-UFO menerima laporan dari Cirebon tentang seorang bocah berusia enam tahun yang diculik UFO. Bocah itu terpisah dari teman-temannya saat beranjak pulang setelah bermain-main di kebun tebu. Belakangan, bocah yang namanya dirahasiakan itu mengaku diajak main oleh lima makhluk aneh yang badannya bersisik.

Menurut si bocah, dia hanya sebentar bermain-main dengan kelima makhluk aneh tersebut. Namun, keluarganya kalang kabut lantaran si bocah dua minggu menghilang. Nur Agustinus juga mencatat bahwa UFO biasanya muncul saat Bumi sedang mengalami fenomena alam seperti gempa, gunung meletus, dan badai.

Di situsnya, Komunitas Beta-UFO menyatakan bahwa dalam pada tahun 2007 ada 32 laporan penampakan Beta-UFO di Indonesia di mana 11 di antaranya terjadi di wilayah Jabodetabek. Sebagian di antaranya tidak berupa berkas cahaya. Sementara itu, sepanjang 2008 tercatat ada 34 laporan tentang penampakan Beta-UFO dari seluruh wilayah Indonesia dan 13 di antaranya terjadi di wilayah Jabodetabek.

Pada Januari 2006, Yudi, warga Pondokgede, Bekasi, mengaku melihat lima berkas cahaya di angkasa. Saat itu, Yudi sedang bersantai bersama keluarganya. Pengalaman yang sama dialami Riyogarta Luwiyana, warga Bintaro, Tangerang, seperti tertuang di blognya.

Pada 26 Maret 2006, saat dalam perjalanan ke sebuah rumah makan di Bintaro, Riyogarta dan istri melihat benda aneh di langit. Benda tersebut memiliki ekor pendek warna hijau dan bekerlap-kerlip.

Sementara pada Desember 2008, seorang warga Petukangan, Jakarta Selatan, merekam sejumlah titik cahaya di langit yang berpindah-pindah dengan cepat. Rekaman video tersebut dikirim dan disiarkan di sebuah stasiun televisi. Menanggapi rekaman ini, peneliti Lapan, Sri Loka Prabotosari, menyatakan belum bisa memastikan benda asing tersebut.

Jufri (38), warga Petukangan, mengaku merekam fenomena tersebut dan mengunggahnya ke youtube. Jufri mengaku menyaksikan fenomena ganjil itu bersama teman-temannya. Saat itu, mereka sedang membakar sate di pelataran rumah ketika sejumlah berkas cahaya dalam formasi tertentu bergerak di angkasa.


oioioi Pictures, Images and Photos

Senin, 02 November 2009

Dasar-dasar HTML II.

Sekarang kita mulai bagian kedua dari dasar-dasar html.

Bekerja dengan Gambar
Adalah sangat mudah untuk menempatkan gambar pada suatu halaman web. Gambar dengan
extention .bmp, .gif, dan .jpeg. Meskipun, gif dan jpeg file biasa digunakan.
Tetap digunakan tag . Kemudian diikuti dengan atribut SRC untuk menetapkan alur dari gambar. Kode berikut memperlihatkan suatu gambar nama ballon.gif pada suatu halaman
web.

Agar lebih mudah, taruh sebuah file gambar pada folder yang sama dengan html yang akan dibuat. (dalam contoh ini, digunakan gambar berekstensi .gif, dengan nama ‘gambar’)

Listing 11



Kita juga dapat menetapkan atribut seperti widht dan heiht jika diperlukan. ALT atribut
akan memungkinkan kita untuk menambahkan suatu popup teks ketika kita gerakkan mouse
diatas Gambar sebagai ditunjukkan di dalam listing di bawah :

Listing 12

“Ini

Pengisian Backgroud dengan warna dan gambar

Kita dapat membuat background dari halaman web kita dengan suatu warna yang ditetapkan
dgn menggunakan bgcolor didalam tag body. Berikut kode background untuk warna merah:

Listing 13

BODY bgcolor = “red”

Dengan cara yang sama, jika memerlukan suatu gambar untuk mengubah background
dari halaman web, atribut background menggunakan tag body ditunjukkan seperti di
bawah:

Listing 14



untuk warna, juga bisa digunakan kode hex 6 digit, diawali dengan tanda pagar misal :
#FF0000 = akan menampilkan warna merah (2 digit awal bernilai maksimal),
#00FF00 = akan menampilkan warna hijau (2 digit tengah bernilai maksimal),
#0000FF = akan menampilkan warna biru (2 digit terakhir bernilai maksimal),
nilai minimal adalah 0 (nol) dan maksimal adalah F. coba saja padukan warna2 tersebut. misal:
#ff66cc = akan menampilkan warna pink.

Bekerja dengan Tabel

Salah satu corak HTML yang unik yaitu kemampuannya menciptakan tabel. Developer dengan
mudah mengkonversi data yang diperlukan ke dalam suatu format menggunakan tag ,
, dan .Pertama, kita perlu menciptakan suatu judul penggunaan tag dan kemudian baris untuk menciptakan satu persatu dengan menerapkan tag
misalnya:

Listing 15






Sl No:Nama
1 Saya
2Aku
3Me


Di sini, tiga baris dan dua kolom dibuat.
Kita dapat menerapkan beberapa modifikasi kode diatas dengan menerapkan atribut
berikut.

1. Border: mengUbah garis tepi dari tabel. Default border 1.
2. bgcolor: mengubah warna latar belakang dari tabel.
3. align: Baris tabel untuk left, center, right. Default align left.
4. Cellpadding: menandai ruang;spasi antar isi dan perbatasan dari sel.
5. Cellspacing: menandai ruang;spasi antar dua sel.

Atribut Bgcolor dan baris dapat digunakan untuk tag juga. Sebagai contoh,
jika kita menerapkan bgcolor seperti , hanya warna
latar belakang dari baris yang akan diubah sedangkan jika kita menerapkannya dalam
tag TABEL,tabel akan jadi warna kuning.

Bekerja dengan Frames

Kita dapat membagi jendela browser baru ke dalam dua atau lebih dengan membingkai.
Kita dapat menciptakan jumlah frame yang kita perlukan. itu diciptakan menggunaan
tag . tag ini membantu kita untuk menetapkan divisi, baris (ROWS Atribut)
atau kolom (COLS Atribut) dari WINDOWS. Dalam rangka membuat frame,
kita perlu mempunyai sedikitnya dua file html. Alur file ini ditetapkan penggunaan
src ditunjukkan oleh listing di bawah:

Listing 16





Diatas diciptakan suatu frame baris. First.Html file menduduki yang pertama 10%
dan ruang sisanya akan diduduki oleh second.html file. Ingat-Ingatlah jika
kita mencoba untuk memasukkan tag , frame tidak akan nampak pada layar.

menggunakan Atribut dengan tag Frameset

1. Cols: Untuk membagi jendela ke dalam kolom.
2. Bordercolor: mengUbah batas mewarnai dari batas bingkai.
3. Frameborder: Nilai-Nilai 0 atau 1. batasan bingkai akan jadi tak kelihatan
jika kita memilih 0. Atribut ini diterapkan pada mayoritas lokasi untuk
menunjukkan diri agar sempurna

menggunakan Atribut dengan tag frame

1. noresize: penetapan atribut, perbatasan bingkai tidak akan resizable.
Para pemakai tidak bisa melihat ukuran windows dgn menggunakan mouse.

2. Scrolling: Nilai Ya/Tidak. Jika Tidak,scrollbars tidak akan nampak.
Dengan tidak adanya,scrollbars akan terlihat. Jika isi lebih sedikit, kita
dapat menerapkan atribut ini

Mengedepan Pemakaian Frame

Salah satu dari mengedepan pemakaian frame Yang bersarang. Disini, dua baris
diciptakan dan frame dibagi menjadi dua kolom. Seperti ini kita terapkan dimanapun
jumlah bingkai, akan menyajikan masing-masing bingkai seperti itu dapat
mengakomodasi file relevan menggunakan HTML. Bagaimanapun, merekomendasikan
membatasi divisi frame sedemikian sehingga halaman web terlihat rapi dan
lebih mudah untuk navigasi. Cobalah kode di bawah:

Listing 17









Didalam kode di atas, suatu baris frame diciptakan dengan porsi sama dan baris
yang kedua adalah dibagi menjadi two-column frame. Jadi pastikan untuk membuat
tiga file html sebelumnya untuk mengamati keluaran. Cara lainnya, kita akan
beritahu kesalahan.

Menggunakan Forms, Text, Buttons, and Combo Box

Hampir pada semua Halaman web form digunakan secara luas. web site mengumpulkan
umpan balik informasi, detil pendaftaran melalui form ini. Jika kita sudah pernah
mendatangi halaman web gratisan,free email dari yahoo, hotmail dll kita mungkin
sadar dan terbiasa dengan form. Mereka menerapkan penggunaan tag
.
Tag ini menerima satu atribut penting yakni tindakan, yang mana digunakan untuk
menetapkan alur untuk tindakan yang ditetapkan itu. HTML sebagian besar
terdiri dari berbagai unsur form, yang ditetapkan tag .

Teks Field

Unsur ini digunakan untuk teks seperti usernames dan lain lain. atribut utama adalah
type (value= teks), size (value= “berupa angka”), Maxlength (value= “berupa angka”).
Didalam kode dibawah, seorang dapat memasukkan 30 karakter pada field yang ada.

Listing 18



Tombol

Salah satu dari unsur form yang paling utama adalah tombol. Tombol melayani bagian
integral didalam suatu form HTML.Sebagian besar digunakan untuk mengambil tindakan.
Ada dua jenis tombol, Submit dan Reset. Tombol submit membawa keseluruhan data form pada server sedang tombol reset membersihkan semua masukan
sebelumnya. atribut Yang penting adalah type (value= Submit or Reset), Nilai (value=
“OK atau cancel..yang penting teks”). Untuk menciptakan suatu botton “klik disini”,
kode ditunjukkan seperti di bawah:

Listing 19



Combo box

Kotak ini memungkinkan kita untuk mengambil suatu item dari satu set nilai.
Diterapkan penggunaannya dengan TAG
a. Hidupkan komputer dan login sebagai root

b. Menambahkan IP yang akan di routing dengan masuk ke file interfaces dengan menggunakann perintah ( vi /etc/network/interfaces )



Tambahkan konfigurasi sesuai dengan NIC yang kita punya misalkan kita hanya mempunyai 2 NIC ( 1 dari komputer dan 1 tambahan) maka kita perlu mengkonfigurasinya kembali. lihat gambaran dibawah ini

Cara Menjadi Agen Pulza

1.Kunjungi alamat iniCAH NGADEM
2.daftar kan diri anda
3.Selesai deh
4.kalian bisa melihat harga-harga pulza semua operator

daftar Domain di .co.cc

1. Kunjungi alamat situsnya klik di disini
2. Di kotak yang tersedia , isi alamat yang diinginkan. Contoh. namabloganda.co.cc. Klik “Check Availability”. Kalau “Available” (tersedia/gak ada yang punya), teruskan prosesnya. Kalau sudah ada yang pakai, ulangi lagi dengan mengisi nama yang lain.



3. Klik “Continue to Registration”

4. Klik “Create an Account Now” di bagian paling bawah



5. Isi formulir . Jangan lupa kasih tanda(centang) di bagian paling bawah pada “I accept the Terms of Service”



6. Klik “Create an account now.”
7. Proses daftar domain selesai

CAH NGADEM

Konfigurasi Routing

a. Hidupkan komputer dan login sebagai root

b. Menambahkan IP yang akan di routing dengan masuk ke file interfaces dengan menggunakann perintah ( vi /etc/network/interfaces )

Tambahkan konfigurasi sesuai dengan NIC yang kita punya misalkan kita hanya mempunyai 2 NIC ( 1 dari komputer dan 1 tambahan) maka kita perlu mengkonfigurasinya kembali. lihat gambaran dibawah ini

auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.10.220
netmask 255.255.255.0
network 192.168.10.0
broadcast 192.168.10.255
gateway 192.168.10.1

auto eth1
iface eth1 inet static
address 172.60.31.1
netmask 255.255.255.0
network 172.60.31.0
broadcast 172.60.31.255
gateway 172.60.30.1

c. Setelah pengkonfigurasian selesai simpan dengan menggunakan perintah (wq!)

d. Kemudian pasangkan kabel Straighe yang telah di install sebelumnya keserver dan menyambung ke hub

e. Setelah itu untuk eth0 pasangkan kabel Cross ke client dan menyambung ke server

f. Kemudian tes apakah ke 2 NIC tersebut sudah terbaca oleh system operasi dengan menggunakan perintah (mii-tool)

g. Dan untuk melihat jenis driver NIC dapat menggunakan perintah (lspci)

h. Pada step installasi. DHCP telah diinstall dan dikonfigurasi namun agar IP yang dirouting dapat dijalankan maka konfigurasi diganti dengan memasukkan IP yan baru .lihat gambaran dibawah ini:

Sebelum mengalami perubahan konfigurasi

optiondomain-name “ica.com” (sesuai dengan domain saat penginstalan)

optiondomain-name-servers “ns1.ica.com”(dapat juga menggunakan IP)

subnet (masukkan IP network) 192.168.10.0 netmask 255.255.255.0 {

range (batas IP yang diberikan ke client) 192.168.10.222 192.168.10.230;

options routers (masukkan IP gateway) 192.168.10.1;

}

Sesudah mengalami perubahan konfigurasi

optiondomain-name “ica.com”

optiondomain-name-servers “192.168.10.1, 118.98.165.57, 202.134.0.155”(IP server yang akan dilewati)

subnet 172.60.31.0 netmask 255.255.255.0 {

range 172.60.31.11 172.60.31.22;

options routers 172.60.30.1; ( IP router server yang memberikan DHCP pada client)

}

i. setelah konfigurasi selesai maka di simpan dengan menggunakan perintah (wq!)

j. kemudian untuk menambahkan atau melihat jumlah eth yang digunakan dapat menggunakan perintah ( vi /etc/network/ifstate). Maka akan tampil

lo=lo

eth0=eth0(Ethernet pertama)

eth1=eth1(Ethernet kedua)

setelah itu simpan dengan menggunakan perintah (wq!)

k. setelah itu service terlebih dahulu network nya dengan menggunakan perintah (/etc/init.d/networking restart)

l. setelah network diservice kita dapat melihat IP yang kita konfigurasi dengan menggunakan perintah (ifconfig). Jika kita hanya ingin melihat IP di eth0 ataupun di eth1 saja dapat menggunakan perintah (ifconfig eth0)(ifconfig eth1)

m. kemudian agar client dapat mengecek IP server maka kita harus menambahkan file konfigurasi di rc dengan menggunakan perintah ( vi /etc/init.d/rc) setelah masuk ke file tersebut maka tambahkan file konfigurasi dan letak saja di barisan akhir. File konfigurasi tersebut ( /sbin/iptables –t nat –A POSTROUTING

–s(masukkan IP network router) 172.60.31.0/24 –d 0.0.0.0/0 MASQUERADE)

Setelah penambahan file konfigurasi selesaii maka simpan dengan menggunakan perintah (wq!)

n. setelah semuanya selesai maka server dapat mengetes apakah server kita sudah terhubung ke server utama .dan dapat menggunakan perintah ping (masukkan IP server) contoh : ping 202.134.0.155 jika balasan reply berarti berhasil.

o. Kemudian untuk mengecek POSTROUTING sudah jalan atau belum dapat menggunakan perintah (iptables –t nat –L). jika belum berhasil maka komputer harus di reboot.

p. Setelah proses reboot selesai login sebagai root kemudian tes kembali POSTROUTING dengan menggunakan perintah (iptables –t nat –L) jika sudah berhasil maka pada bagian POSTROUTING akan ada keterangan tambahannya

Pengetesan pada client

1. hidupkan komputer

2. pastikan jaringan client sudah terhubung dengan komputer server menggunakan kabel cross

3. pengaturan IP dapat menggunakan IP static ataupun Dinamic(apabila pada server telah di install dan dikonfigurasi DHCP nya)>dengan cara memilih menu control panel>network and internet connections> network connections>klik kanan pada LAN > properties> internet protocol (TCP/IP)> properties> obtain an IP address automatically>obtain DNS server address automatically>ok( cara menggunakan IP Dinamic) atau dapat juga menggunakan cara menggunakan IP static>dengan cara memilih menu control panel>network and internet connections> network connections>klik kanan pada LAN > properties> internet protocol (TCP/IP)> properties> use the following IP address ( masukkan IP address yang diberikan ke client)>use the following DNS server addres (masukkan IP DNS)>ok

4. setelah itu periksa terlebih dahulu apakah jaringan client benar-benar telah terhubung pada server > Windows + r >ketikkan cmd> ping alamat server (172.60.31.1)> jika balasannya reply maka sudah berhasil >setelah itu ping ke alamat server utama (ping 202.134.0.155) atau dapat juga dengan melihat IP server sekaligus IP client dengan menggunakan perintah (ipconfig /all)> untuk melihat IP server mana saja yang akan dilewati maka dapat menggunakan perintah (tracert 202.134.0.155) pada commend prompt yang kita gunakan tadi

5. apabila tampilannya sudah ada menampakkan IP server yang dilalui maka kita sudah berhasil dan konfigurasi kita selesai

perintah linux ok !

Ini adalah perintah linux lanjutan yang lebih mudah dipahami , silakan Anda baca sendiri, ingat dan pahami meskipun sedikit , ok!!


* Ls : Melihat isi direktori ataupun file
* Mkdir: Membuat direktori
* Cp : Mengkopy direktori

* Mv : Memindah alamat direktori
* Rm : Menghapus file
* Rmdir : Menghapus direktori
* Rd : Menghapus direktori
* Cd : Membuka direktori
* Cd-spasi-.. : Menutup direktori
* Mount : Mendetect drive baru
* Umount : Meng-eject drive
* Clear : Menghapus tampilan
* Useradd : Menambah user
* Passwd : Mengganti password user
* Vi : Sama seperti perintah edit / mengedit file
* Chmod : Mengganti mode kepemilikan file/direktori
* Chown : Mengganti kepemilikan file/folder
* Alias : Mengganti command dengan kata-kata kita sendiri
* Ctrl-c : Men-terminate program yang dijalankan
* Log out : Keluar dari user

Keterangan :

* Direktori adalah nama lain dari folder

Setting Router pada Linux RedHat 9

Sebelumnya saya ucapkan Terima kasih kepada Anda yang masih menyempatkan diri membuka blog saya ini dan jangan bosan untuk selalu mengunjungi blog ini. ok basa-basi nya cukup sekian sekarang mari kita bahas tentang judul di atas. Saya jelaskan bahwa ip address yang tercantum di sini adalah ip address yang hanya untuk ilustrasi dari postingan saya ini, dan jika Anda membuatnya di lapangan harap disesuaikan dengan kenyataan yang ada,ok


|eth0
|
|——-|
| serv |
|—|—|
|
|eth1
|
|
|——————–hub———————-|
| | |
| | |
| | |
|———| |———| |———|
|Client 01| |Client 02| |Client 03|
|———| |———| |———|


Pertama yang harus di lakukan adalah mensetting serv(gateway utama) supaya bisa terhubung ke internet
Sebelum Mensetting :


Langkah 1

Minta IP public ke ISP lengkap dengan netmask,broadcast dan dns nya misalnya :
IP: 202.169.227.45
GATEWAY : 202.169.227.1
Nemast: 255.255.255.192
broadcast : 202.169.227.63
DNS1: 202.168.244.3
DNS2: 202.168.244.4


Langkah 2

Menentukan IP local yang akan kita gunakan buat client
IP: 192.168.0.2 - 192.168.0.254
GATEWAY: 192.168.0.1
NETMASK: 255.255.255.0
BROADCAST: 192.168.0.255
DNS1: 202.168.244.3
DNS2: 202.168.244.4


Langkah 3

Setting IP serv :
[root@serv root]$ vi /etc/sysconfig/network
untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.
lalu isi dengan :

NETWORKING=yes
HOSTNAME=serv.domain.com
GATEWAY=202.169.227.1

lalu simpan dengan menekan :wq


Langkah 4

Menconfigurasi IP eth0(default)

[root@serv root]$ vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0
untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.
lalu isi dengan :

DEVICE=eth0
BOOTPROTO=static
IPADDR=202.169.227.45
BROADCAST=202.169.227.63
NETMASK=255.255.255.192
ONBOOT=yes
USERCTL=no

lalu simpan dengan menekan :wq


Langkah 5

Setting dns resolve

[root@serv root]$ vi /etc/resolve.conf
untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.
lalu isi dengan nameserver dari isp kita tadi :

nameserver 202.168.244.3
nameserver 202.168.244.4

lalu simpan dengan menekan :wq

Langkah 6

konfigurasi IP eth1
[root@serv root]$ vi /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1
untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.
lalu isi dengan :

DEVICE=eth1
BOOTPROTO=static
IPADDR=192.168.0.1
BROADCAST=192.168.0.255
NETMASK=255.255.255.0
ONBOOT=yes
USERCTL=no

lalu simpan dengan menekan :wq


Langkah 7

Setting ip_forwarding dan masquerading.

[root@serv root]$ vi /etc/rc.d/rc.local
untuk mengedit dengan menggunakan editor vi (baca: vi-ai) tekan tombol i atau insert untuk memulai mengedit.
lalu isi dengan :

echo “1″ > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
/sbin/iptables -t nat -A POSROUTING -s 192.168.0.0/24 [eth0 -j MASQUERADE


Langkah 8

restart network

[root@serv root]$ service network restart
Shutting down interface eth0: [ OK ]
Shutting down interface eth1: [ OK ]
Shutting down loopback interface: [ OK ]
Disabling IPv4 packet forwarding: [ OK ]
Setting network parameters: [ OK ]
Bringing up loopback interface: [ OK ]
Bringing up interface eth0: [ OK ]
Bringing up interface eth1: [ OK ]


Langkah 9

testing dengan ping ke default gateway 202.169.227.1

[root@serv root]$ ping 202.169.227.1
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=1 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=2 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=3 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=4 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=5 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=6 time=15.4 ms
64 bytes from 202.169.227.1 : icmp_seq=7 time=15.4 ms
—– 202.169.227.1 ping statistic —–
6 packets transmites, 6 received, 0% packet loss, time 3049ms


Langkah 10

Testing dengan cara ping ip eth1
[root@serv root]$ ping 192.168.0.1
PING 192.168.0.1 (192.168.0.1) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=1 ttl=63 time=0.356 ms
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=2 ttl=63 time=0.269 ms
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=3 ttl=63 time=0.267 ms
64 bytes from 192.168.0.1: icmp_seq=4 ttl=63 time=0.268 ms

— 192.168.0.1 ping statistics —
4 packets transmitted, 4 received, 0% packet loss, time 2997ms
rtt min/avg/max/mdev = 0.267/0.290/0.356/0.038 ms


Langkah 11

Tinggal Setting IP computer client dengan ketentuan di bawah ini :

IP: 192.168.0.2 - 192.168.0.254
GATEWAY: 192.168.0.1
NETMASK: 255.255.255.0
BROADCAST: 192.168.0.255
DNS1: 202.168.244.3
DNS2: 202.168.244.4

misal :

Client01
===============================
IP: 192.168.0.2
GATEWAY: 192.168.0.1
NETMASK: 255.255.255.0
BROADCAST: 192.168.0.255
NAMESERVER: 192.168.0.1

Client02
===============================
IP: 192.168.0.3
GATEWAY: 192.168.0.1
NETMASK: 255.255.255.0
BROADCAST: 192.168.0.255
NAMESERVER: 192.168.0.1

dan seterusnya sesuai banyaknya client,yang berubah hanya IP
untuk client windows maka setting IP di bagian Start Menu/Setting/Control Panel/Network


Langkah 12

setelah di setting ip client, maka
- ping ke 192.168.0.1 dari client,kalau berhasil berarti client dan router nya sudah tersambung.
- ping ke 202.169.227.45 dari client, kalau berhasil maka fungsi masquerading yang terletak di /etc/rc.d/rc/local telah bekerja dengan baik
namun jika tidak bisa maka Anda harus menjalankan fungsi masquerading yang terletak di /etc/rc.d/rc.local dengan cara :
.- anda bekerja menggunakan router yang anda buat tadi.
.- masuk ke account root
.- jalankan perintah berikut ini, tiap akhir perintah akhiri dengan menekan enter :
[root@serv root]# service network restart
[root@serv root]# /etc/rc.d/rc.local
jika sudah, coba ping ping ke 202.169.227.45 dari client
- selanjutnya ping ke default gateway 202.169.227.1 dari client
- ping ke 202.168.244.3 dari client
- ping ke 202.168.244.4 dari client

kalau semua berhasil maka silakan traktir teman-teman ada untuk makan bersama, karena anda telah selesai membuat router.namun sebelum anda makan-makan, restart router anda apakah bisa bekerja dengan baik atau tidak… sebagai ukuran bekerja
baik tidaknya, setelah Anda restart router tersebut kemudian kalau telah hidup dengan sempurne ping ke 202.168.244.3, kalau mendapatkan jawaban “64 bytes from 202.168.244.3 : icmp_seq=1 time=15.4 ms” silakan ajak teman makan-makan tp kalau jawabannya “request time out” maka silakan anda makan dengan cepat dan kembali bekerja dengan mengecek file /etc/rc.d/rc.local dan IP address dari route......

sampai di sini dulu yaa... terima kasih atas kunjungannya.....

Cara Konfigurasi Routing Information Protocol (RIP)

Routing Information Protocol atau yang dikenal RIP adalah dinamik routing protokol yang sudah cukup tua. Di ciptakan sekitar tahun 1970.
Cara kerjanya berdasarkan Distance Vector Routing Protocol, yang berarti akan mempergunakan pendekatan berapa banyak hop (lompatan) router yang akan ditempuh untuk mencapai suatu network. Dan yang akan dipilih adalah hop terpendek.


Cara Kerja

RIP bekerja dengan menginformasikan status network yang dipegang secara langsung kepada router tetangganya.

Karakteristik dari RIP:

* Distance vector routing protocol
* Hop count sebagi metric untuk memilih rute
* Maximum hop count 15, hop ke 16 dianggap unreachable
* Secara default routing update 30 detik sekali
* RIPv1 (classfull routing protocol) tidak mengirimkan subnet mask pada update
* RIPv2 (classless routing protocol) mengirimkan subnet mask pada update

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah RIP zebra secara default mempergunakan versi 2, sedangkan Cisco versi 1.
Konfigurasi

Sama halnya dengan zebra, daemon rip dapat dikonfigur lewat 2 cara.

Konfigurasi dengan 2 cara :

1. edit langsung pada file ripd.conf

root@opera zebra# vi ripd.conf
root@opera zebra# service ripd restart

2. melalui remote vty
telnet ke port 2602

root@opera zebra# telnet 127.0.0.1 2602
Hello, this is zebra (version 0.94).
Copyright 1996-2002 Kunihiro Ishiguro.

Konfigurasi RIP sangat sederhana, secara umum hanya membutuhkan 3 entri dalam running configurasi.
Masukkan network mempunyai router tetangga RIP dan network yang akan disebarkan ke router tetangga.

ripd(config)# router rip
ripd(config-router)# network 192.168.1.0/24
ripd(config-router)# network 10.1.1.0/24
ripd(config-router)# ^z
ripd#

Untuk memeriksa status RIP

ripd# show ip protocols
Routing Protocol is "rip"
Sending updates every 30 seconds with +/-50%, next due in 7 seconds
Timeout after 180 seconds, garbage collect after 120 seconds
Outgoing update filter list for all interface is not set
Incoming update filter list for all interface is not set
Default redistribution metric is 1
Redistributing:
Default version control: send version 2, receive version 2
Interface Send Recv Key-chain
Routing for Networks:
10.1.1.0/24
192.168.1.0/24
Routing Information Sources:
Gateway BadPackets BadRoutes Distance Last Update
Distance: (default is 120)

Untuk melihat routing yang didapat dari RIP tetangga.

ripd# show ip rip
Codes: R - RIP, C - connected, O - OSPF, B - BGP
(n) - normal, (s) - static, (d) - default, (r) - redistribute,
(i) - interface

Network Next Hop Metric From Time

Jangan lupa untuk menyimpan konfigurasi kedalam file.

ripd# write memory
Configuration saved to /etc/zebra/ripd.conf

Minggu, 01 November 2009

Dasar-Dasar HTML

Sebuah Web atau Blog tidak bisa lepas dari yang namanya HTML (Hyper Text Mark up Language) karena HTML inilah yang mendasari sebuah web/blog. Walaupun sekarang kita bisa membuat web/blog hanya dengan klak-klik mouse tapi setidaknya kita harus sedikit mengerti tentang dasar-dasar HTML, ya tho?. Dalam tutorial kali ini kita tidak akan membahas tentang semua dasar-dasar HTML tapi kita akan mempelajari tag-tag atau kode-kode penting yang sering digunakan dalam membangun sebuah web/blog misalnya cara membuat link, menampilkan gambar, mengganti warna font, membuat barus baru dll. Ok marikita mulai pelajaranya :

* CARA MEMASUKKAN GAMBAR
kode :
http://kendhin.890m.com/banner-trik.gif" border="0" height="17" width="90">" target="_blank">

keterangan :
yang warna biru adalah lokasi gambar kamu.
height="17" width="90" adalah ukuran lebar dan tinggi gambar
hasil :


* CARA MEMBUAT LINK
Kode :
http://trik-tips.blogspot.com" >trik blog
Keterangan :
Text warna biru adalah link yang dituju.
Tulisan "trik blog" adalah tulisan yang ditampilkan.
Jika pingin yang dikasih link bukan tulisan melainkan gambar maka ganti tulisan tersebut dengan kode gambar seperti diatas, sehinga kodenya akan seperti ini :
http://trik-tips.blogspot.com" target="_blank">http://kendhin.890m.com/banner-trik.gif" border="0" height="17" width="90">
Jika pingin link yang dituju dibuka dalam window baru maka tambahkan kode target="_blank" setelah kode "http://trik-tips.blogspot.com"
Hasil :
trik blog (dibuka pada window yg sama)
(dibuka pada window baru)

* CARA MENGETENGAHKAN TEXT/GAMBAR
Kode :
text

Keterangan :
Ganti tulisan "text" dengan tulisan yana kamu inginkan, tau bisa juga diganti dengan gambar

* CARA MEMBUAT BARIS BARU
Kode :


Keterangan :
Tambahkan kode tersebut sebelum objek (text/gambar) yang dinginkan

* MEMBUAT HURUF TEBAL, MIRING DAN BERGARIS BAWAH
Kode :
text
text
text

Hasil :
Tebal
Miring
Garis Bawah

* MEMBERI WARNA TEXT
#FF0000"> text
red"> text

Keterangan :
Ganti text yang dicetak tebal dengan warna atau kode warna kesukaanmu.
Hasil :
Merah
biru

* KODE-KODE WARNA
WarnaKode

#000000

#999999

#FFFFFF

#FF0000

#00FF00

#0000FF

#FFFF00

#00FFFF

#FF00FF

#9900FF

#FF6600


Kode2 warna selengkapnya bisa dilihat DISINI

* PENULISAN KARAKTER-KARAKTER KHUSUS
Ada beberapa karakter yang tidak bisa ditulis secara langsung, jika ditulis maka akan hilang atau berubah, jadi untuk menuliskanya harus menggunakan kode-kode tertentu, berikut ini contoh karakter-karakter tersebut :
Karakter
Kode
>
>
<
<
&
&
"
"
(spasi)

cah ngadem

.1. Setting Jaringan Komputer Lokal (LAN – Local Area Network) menggunakan Windows XP

Prosedur yang dilakukan untuk mengkonfigurasi Network Adapter Card (bisa dilihat di gambar seperti diatas).

1. Click Start à Setting à Control Panel sampai keluar kotak dialog Control Panel (seperti terlihat digambar dibawah ini)

2. Double-Click Icon Network Connection sampai keluar kotak dialog Network Connection

3. Double-click Icon Local Area Connection sampai keluar kotak dialog Local Connection Area Status

4. Click Properties sampai keluar kotak dialog Local Area Connection Properties

5. Double-Click Internet Protocol (TCP/IP) yang ada di dalam kotak dialog Local Area Connection Properties sampai keluar kotak dialog baru : Internet Protocol (TCP/IP) Protocol

Masukkan data-data IP Address seperti gambar diatas. Data IP Address setiap UAD akan berbeda-beda dan unik (tidak boleh sama antara satu AUD Kampus III dengan UAD Kampus lain ). Data IP Address ini, nanti akan diberikan saat instalasi Broadband selesai (saat aktifasi jaringan)

Data-data IP Address yang paling diperlukan oleh setiap PC yang akan disetting di setiap remote UAD adalah sbb :

1. Default Gateway à IP Address dari modem Broadband. Diberikan menyusul saat aktifasi.

2. IP Address à IP Address ini merupakan satu class dengan IP Modem Broadband (IP Default Gateway) nantinya.

3. Subnet Mask à Data Blok IP yang akan diberikan, mestilah meng-ingclude-kan data Subnet Mask ini.

4. Setelah data-data setting TCP/IP ini dimasukkan, click OK untuk menutup kotak dialog Internet Connection (TCP/IP) Properties

5. click OK untuk menutup kotak dialog “Local Area Connection Properties”

6. Click Star à Run à sampai keluar kotak dialog RUN, dan ketikkan CMD sampai keluar kotak dialog baru “command”

7. Di kotak dialog “Command” tadi, ketikkan : ipconfig

Jika Ethernet dari computer belum tersambung dengan LAN, akan keluar hasil seperti gambar dibawah.

7.1. Jika dilakukan test PING saat kondisi Komputer belum tersambung ke LAN, akan didapat hasil seperti gambar dibawah.

7.2. Setelah computer tersambung ke LAN, ketik IPCONFIG /ALL untuk melihat IP Address yang terpasang di Komputer user tersebut. Hasilnya bisa dilihat seperti gambar dibawah ini.

Jika didapatkan hasil ping test (Request timed out), Kemungkinan ada problem di jaringan Lokal.

Kemungkinan problem ada bisa dari sbb :

- Konektor kabel jaringan (kabel LAN) terpasang kurang kencang. à Kencangkan koneksi pemasangan kabel LAN ke port Hub Ethernet dan ke Card PC LAN

- Kabel LAN yang tidak bagus (ada pin-pin koneksi kabel yang putus ditengah) Ganti dengan kabel LAN lain yang bagus

- Port Hub Ethernet yang tidak bagus (longgar atau bad contact) à Coba pindah port

Jika didapatkan hasil ping test seperti gambar diatas (Reply from x.x.x.x ), bisa dipastikan bahwa jaringan beroperasi dengan normal.

Setiap user jaringan di remote UAD, diharapkan paling tidak, bisa melakukan action seperti diatas. Target user di UAD adalah memastikan jaringan local LAN terhubung dengan IP Ethernet dari Modem Broadband yang merupakan Gateway jaringan UAD menuju Jaringan Server UAD Pusat dan Internet.

Jika PC user telah bisa melakukan ping test seperti diatas, dan mendapatkan hasil Reply from x.x.x.x à (Ip modem), maka bisa dipastikan jaringan LAN di UAD tersebut tidak ada masalah.

Setelah memastikan di jaringan LAN tersebut tidak bermasalah, user di UAD diarahkan untuk melakukan TEST PING IP Address Server Pusat. Cara melakukan test ping ini sama dengan melakukan test ping IP Modem di jaringan local. Perbedaannya hanya di IP ADDRESS yang akan di ping dimasukkan IP Address computer yang ada di kantor pusat, atau IP Address yang ada di internet. Selanjutnya dilakuka test aplikasi – aplikasi internet.

Panduan Dasar Setting Jaringan Komputer Lokal (LAN – Local Area Network) menggunakan Windows XP

1 Mengenal LAN

TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data komputer di internet. Komputer-komputer yang terhubung ke internet berkomunikasi dengan protokol TCP/IP, karena menggunakan bahasa yang sama perbedaan jenis komputer dan sistem operasi tidak menjadi masalah. Komputer PC dengan sistem operasi Windows dapat berkomunikasi dengan komputer Macintosh atau dengan Sun SPARC yang menjalankan solaris. Jadi, jika sebuah komputer menggunakan protokol TCP/IP dan terhubung langsung ke internet, maka komputer tersebut dapat berhubungan dengan komputer di belahan dunia mana pun yang juga terhubung ke internet
Ciri-ciri jaringan komputer:

1. berbagi perangkat keras (hardware).

2. berbagi perangkat lunak (software).

3. berbagi saluran komunikasi (internet).

4. berbagi data dengan mudah.

5. memudahkan komunikasi antar pemakai jaringan.

Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komputer yang saling dihubungkan bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam satu kantor atau gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan atau LAN, yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server.

Pada jaringan peer to peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baik sebagai workstation maupun server. Sedangkan pada jaringan Client-Server, hanya satu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer lain berperan sebagai workstation. Antara dua tipe jaringan tersebut masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan, di mana masing-masing akan dijelaskan.

LAN tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen hardware dan software, yaitu :

  1. Komponen Fisik

Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC), Kabel, Topologi jaringan

  1. Komponen Software

Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan.

Personal Komputer (PC)

Tipe personal komputer yang digunakan di dalam jaringan akan sangat menentukan unjuk kerja dari jaringan tersebut. Komputer dengan unjuk kerja tinggi akan mampu mengirim dan mengakses data dalam jaringan dengan cepat. Di dalam jaringan tipe Client-Server, komputer yang difungsikan sebagai server mutlak harus memiliki unjuk kerja yang lebih tinggi dibandingkan komputerkomputer lain sebagai workstation-nya, karena server akan bertugas menyediakan fasilitas dan mengelola operasional jaringan tersebut.

Network Interface Card (NIC)

Berdasarkan tipe bus, ada beberapa tipe network interface card (nic) atau network card, yaitu ISA dan PCI.

Saat ini terdapat jenis network card yang banyak digunakan, yaitu PCI

Gambar Jenis kartu jaringan Ethernet

Tipe Pengkabelan

Terdapat beberapa tipe pengkabelan yang biasa digunakan dan dapat digunakan untuk mengaplikasikan Jaringan, yaitu:

  1. Thin Ethernet (Thinnet)

Thin Ethernet atau Thinnet memiliki keunggulan dalam hal biaya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe pengkabelan lain, serta pemasangan komponennya lebih mudah. Panjang kabel thin coaxial/RG-58 antara 0.5 – 185 m dan maksimum 30 komputer terhubung.

  1. Thick Ethernet (Thicknet)

Dengan thick Ethernet atau thicknet, jumlah komputer yang dapat dihubungkan dalam jaringan akan lebih banyak dan jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya pengadaan pengkabelan ini lebih mahal serta pemasangannya relatif lebih sulit dibandingkan dengan Thinnet. Pada Thicknet digunakan transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan sistem jaringan dan konektor yang digunakan adalah konektor tipe DIX. Panjang kabel transceiver maksimum 50 m, panjang kabel Thick Ethernet maksimum 500 m dengan maksimum 100 transceiver terhubung.

  1. Twisted Pair Ethernet

Kabel Twisted Pair ini terbagi menjadi dua jenis yaitu shielded dan unshielded. Shielded adalah jenis kabel yang memiliki selubung pembungkus sedangkan unshielded tidak mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45. Pada twisted pair (10 BaseT) network, komputer disusun membentuk suatu pola star. Setiap PC memiliki satu kabel twisted pair yang tersentral pada HUB. Twisted pair umumnya lebih handal (reliable) dibandingkan dengan thin coax karena HUB mempunyai kemampuan data error correction dan meningkatkan kecepatan transmisi.

Saat ini ada beberapa grade, atau kategori dari kabel twisted pair. Kategori 5 adalah yang paling reliable dan memiliki kompabilitas yang tinggi, dan yang paling disarankan. Berjalan baik pada 10Mbps dan Fast Ethernet (100Mbps). Kabel kategori 5 dapat dibuat straight-through atau crossed.

Kabel straight through digunakan untuk menghubungkan komputer ke HUB. Kabel crossed digunakan untuk menghubungkan HUB ke HUB dan Modem Broadband lansung ke PC (tanpa HUB). Panjang kabel maksimum kabel Twisted-Pair adalah 100 m.

  1. Fiber Optic

Jaringan yang menggunakan Fiber Optic (FO) biasanya perusahaan besar, dikarenakan harga dan proses pemasangannya lebih sulit. Namun demikian, jaringan yang menggunakan FO dari segi kehandalan dan kecepatan tidak diragukan. Kecepatan pengiriman data dengan media FO lebih dari 100Mbps dan bebas pengaruh lingkungan.

Protokol TCP/IP

Karena penting peranannya pada sistem operasi Windows dan juga karena protokol TCP/IP merupakan protokol pilihan (default) dari Windows. Protokol TCP berada pada lapisan Transport model OSI (Open System Interconnection), sedangkan IP berada pada lapisan Network mode OSI

IP Address

IP address adalah alamat yang diberikan pada jaringan komputer dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.168.0.1.

Network ID Host ID

IP address terdiri atas dua bagian yaitu network ID dan host ID, dimana network ID menentukan alamat jaringan komputer, sedangkan host ID menentukan alamat host (komputer, router, switch). Oleh sebab itu IP address memberikan alamat lengkap suatu host beserta alamat jaringan di mana host itu berada.

Kelas-kelas IP Address

Untuk mempermudah pemakaian, bergantung pada kebutuhan pemakai, IP address dibagi dalam tiga kelas seperti diperlihatkan pada tabel 1.2.

Kelas Network ID Host ID Default Subnet Mask

A xxx.0.0.1 s/d xxx.255.255.254 – Defaul subnet mask : 255.0.0.0

B xxx.xxx.0.1 s/d xxx.xxx.255.254 – Defaul subnet mask : 255.255.0.0

C xxx.xxx.xxx.1 s/d xxx.xxx.xxx.254 – Defaul subnet mask : 255.255.255.0

IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Range IP 1.xxx.xxx.xxx. – 126.xxx.xxx.xxx, terdapat 16.777.214 (16 juta) IP address pada tiap kelas A. IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Pada IP address kelas A, network ID ialah 8 bit pertama, sedangkan host ID ialah 24 bit berikutnya.

Dengan demikian, cara membaca IP address kelas A, misalnya 113.46.5.6 ialah:

Network ID = 113

Host ID = 46.5.6

Sehingga IP address diatas berarti host nomor 46.5.6 pada network nomor 113.

IP address kelas B biasanya dialokasikan untuk jaringan berukuran sedang dan besar. Pada IP address kelas B, network ID ialah 16 bit pertama, sedangkan host ID ialah 16 bit berikutnya.

Dengan demikian, cara membaca IP address kelas B, misalnya 132.92.121.1

Network ID = 132.92

Host ID = 121.1

Sehingga IP address di atas berarti host nomor 121.1 pada network nomor 132.92. dengan panjang host ID 16 bit, network dengan IP address kelas B dapat menampung sekitar 65000 host. Range IP 128.0.xxx.xxx – 191.255.xxx.xxx

IP address kelas C awalnya digunakan untuk jaringan berukuran kecil (LAN). Host ID ialah 8 bit terakhir. Dengan konfigurasi ini, bisa dibentuk sekitar 2 juta network dengan masing-masing network memiliki 256 IP address. Range IP 192.0.0.xxx – 223.255.255.x.

Pengalokasian IP address pada dasarnya ialah proses memilih network Id dan host ID yang tepat untuk suatu jaringan. Tepat atau tidaknya konfigurasi ini tergantung dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu mengalokasikan IP address seefisien mungkin.

Domain Name System (DNS)

Domain Name System (DNS) adalah suatu sistem yang memungkinkan nama suatu host pada jaringan komputer atau internet ditranslasikan menjadi IP address. Dalam pemberian nama, DNS menggunakan arsitektur hierarki.

1. Root-level domain: merupakan tingkat teratas yang ditampilkan sebagai tanda titik (.).

2. Top level domain: kode kategori organisasi atau negara misalnya: .com untuk dipakai oleh perusahaan; .edu untuk dipakai oleh perguruan tinggi; .gov untuk dipakai oleh badan pemerintahan. Selain itu untuk membedakan pemakaian nama oleh suatu negara dengan negara lain digunakan tanda misalnya .id untuk Indonesia atau .au untuk australia.

3. Second level domain: merupakan nama untuk organisasi atau perusahaan, misalnya : microsoft.com; yahoo.com, dan lain-lain.

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)

IP address dan subnet mask dapat diberikan secara otomatis menggunakan Dynamic Host

Configuration Protocol atau diisi secara manual. DHCP berfungsi untuk memberikan IP address secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi client-server, dimana DHCP server menyediakan suatu kelompok IP address yang dapat diberikan pada DHCP client. Dalam memberikan IP address ini, DHCP hanya meminjamkan IP address tersebut. Jadi pemberian IP address ini berlangsung secara dinamis.

Topologi Jaringan adalah gambaran secara fisik dari pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi server, workstation, hub dan pengkabelannnya. Terdapat tiga macam topologi jaringan umum digunakan, yaitu Bus, Star dan Ring.

Topologi Bus

Pada topologi Bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan. Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.

1. Topologi Star

Pada topologi Star, masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub. Keunggulan dari topologi tipe Star ini adalah bahwa dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan. Dan juga bila terdapat gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server, jaringan secara keseluruhan tidak mengalami gangguan. Kelemahan dari topologi Star adalah kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.

2. Topologi Ring

Di dalam topologi Ring semua workstation dan server dihubungkan sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin. Tiap workstation ataupun server akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer lain, bila alamat- alamat yang dimaksud sesuai maka informasi diterima dan bila tidak informasi akan dilewatkan.

Kelemahan dari topologi ini adalah setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga bila terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu.

Keunggulan topologi Ring adalah tidak terjadinya collision atau tabrakan pengiriman data seperti pada topologi Bus, karena hanya satu node dapat mengirimkan data pada suatu saat.

Network Adapter Card (LAN Card)

Setiap network card akan memiliki driver atau program yang berfungsi untuk mengaktifkan dan mengkonfigurasi network adapter tersebut disesuaikan dengan lingkungan dimana network card tersebut dipasang agar dapat digunakan untuk melakukan komunikasi data.

Sistem Operasi Jaringan

Untuk mengelola suatu jaringan diperlukan adanya sistem operasi jaringan. Sistem operasi jaringan dibedakan menjadi dua berdasarkan tipe jaringannnya, yaitu sistem operasi client-server dan system operasi jaringan peer to peer.

1. Jaringan Client-Server

Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain didalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. Server dijaringan tipe client-server disebut dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.

Keunggulan

  1. Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain sebagai workstation.
  2. Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat seorang pemakai yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan sistem keamanan jaringan.
  3. Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan client-server backup dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang digunakan di dalam jaringan.

Kelemahan

1. Biaya operasional relatif lebih mahal.

2. Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan sebagai server.

3. Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu.


KeyScrambler Personal v2.41 merupakan plugin pada browser yang dapat melindungi anda dari serangan keylogger, dengan menyembunyikan informasi yang benar-benar privasi, seperti menyembunyikan password yang anda ketikan sehingga tidak terekam oleh keylogger manapun.











Walhasil kegiatan browsing anda menjadi lebih aman, dan tidak khawatir ketika akan memasukkan password untuk login pada suatu layanan website .
Untuk mencobanya silahkan unduh secara gratis :

http://rapidshare.com/files/213908892/KeyScrambler.Personal.v2.41_xl-char1sma.rar

Cara Mendapatkan Kaset Kaset Ubuntu Gratis

Kunjungi salah satu situs ini
3 link itu adlah:
https//shipit.ubuntu.com
https//shipit.kubuntu.com
https//shipit.xubuntu.com

saya registrasi di salah satu link,ternyata saya bisa mengakses ketiga link iu hanya dengan satu akun yg dibuat di satu link
wow,rasa penasaran saya masih belum berkurang(cuma 1% yg bekurang)
saya memesan 1 kaset ubuntu dan 1 kaset kubuntu
ke:
REGION:INDONESIA
PROVINCE:BANTEN
CITY:CILEGON
POSTAL CODE:42423
adressRAHASIA)

wuih,selesai rasa penasaran saya hilang,saya anggap itu cuma boong2an

setelah 1bulan berlalu(tepatnya 15 juni 2008),ketika saya pulang ke rumah
ade saya bilang:
"bang tadi ada orang pos dateng ngasih kaset,ongkos jalanya tadi di bayarin ibu,cuma 5000..."
saya tersentak,udah satu bulan kejadiannya tapi kok beneran dikirim yah?
berikut fotonya(ini asli punya saya)


paket2 yg saya terima:
>kubuntu live CD
>Ubuntu live CD
>Edubuntu(reposity softwares)
>stiker

Cara Mengkloning Windows


Sistem operasi (OS) memang tidak rentan dari serangan luar yang berupa virus jahat. Kalo sudah rusak parah biasanya kita instal ulang. Nah sekarang ada cara tercepat untuk instal ulang, yakni kloning. Dengan ini, waktu yang biasanya 1 jam atau lebih bisa kita persingkat jadi 10 menit.

Di internet bisa Anda temui alat untuk membackup sistem operasi dan yang paling terkenal adalah Norton Ghost. Aplikasi tersebut mampu membuat kloning sistem operasi dengan tepat, tapi sayangnya hanya tersedia versi berbayar. Tapi, ternyata ada juga yang dapat Anda pakai secara cuma-cuma dan dengan tampilan yang tidak ribet.

XXClone adalah aplikasi gratisan yang mampu menduplikasi sistem volume dari Windows dan membuat target volume yang self-bootable dengan cepat dan mudah. Aplikasi sudah mendukung format partisi FAT16, FAT32, dan NTFS di Microsoft Windows NT4, 2000 dan XP dan mendukung tempat penyimpanan internal dengan interface IDE, SATA, dan SCSI, kemudian juga eksternal seperti USB, Firewire dan lain-lain.

Ini fitur-fitur dasar yang dimiliki oleh semua versi dari XXClone:

1. Membuat kloning dari sistem volume yang self-bootable
2. Membuat backup penuh dari non sistem volume
3. Restore/ memperbaiki kemampuan boot dari sistem operasi
4. Membuat QDB (Quick Boot Diskette)
5. Membuat batch file untuk mengulang operasi
6. Dapat menampilkan wallpaper alternatif sebagai pembeda
7. Dapat diatur supaya otomatis melakukan shutdown setelah suatu tugas selesai dilaksanakan
8. Dapat diatur pemakaian dari CPU dalam melakukan tugas tertentu
9. Dapat menyimpan log dan file debug
10. Dapat menambah sebuah pilihan di menu boot sebagai percobaan
11. Dapat menduplikasi Volume ID
12. Dapat dijalankan melalui command line (file batch)
13. Dapat berjalan dalam mode minimized/ hidden
14. Menyediakan tombol yang terliaht jelas untuk alat DiskMgmt

Dibandingkan dengan aplikasi sejenis lainnya, XXClone sangat mudah digunakan dan cocok bagi pemula maupun yang sudah ahli. Sedangkan kebanyakan aplikasi sejenis hanya menyediakan tampilan DOS. Aplikasi ini tersedia dalam versi gratis dan berbayar, jika Anda menggunakan versi gratis maka akan terlihat beberapa pilihan pengaturan backup tidak aktif (tulisannya berwarna abu-abu). Intinya di versi gratis ini Anda tidak bisa melakukan backup secara berkala. Setiap kali Anda melakukan backup sistem operasi, maka akan dibuat backup baru secara penuh dan tidak menimpa file backup sebelumnya.

Segala resiko yang timbul akibat percobaan adalah kesalahan anda sendiri dan di luar tanggung jawab kami. Jadi berhati-hatilah serta baca dengan seksama. Terimakasih